Panin Syariah akan diinjeksi Rp300 miliar

JAKARTA: PT Bank Panin Tbk berencana menambah permodalan salah satu anak usahanya, PT Bank Panin Syariah, dengan nilai mencapai Rp300 miliar. Penambahan modal tersebut telah masuk dalam rencana bisnis bank (RBB) tahun ini.

Wakil Presiden Direktur Panin Bank Roosniati Salihin mengatakan penambahan modal tersebut sejalan dengan komitmen perseroan untuk mengembangkan anak perusahaan. Menurut dia, penambahan modal tersebut perlu dilakukan mengingat Panin Syariah terus mencatatkan perbaikan kinerja setiap tahunnya.

Dengan mengacu target pembiayaan Panin Syariah tahun ini sebesar Rp1 triliun maka modal yang perlu ditambahkan untuk mendukung pertumbuhan tersebut sebesar Rp200 miliar-Rp 300 miliar, katanya saat ditemui seusai acara Pelestarian Lingkungan Hidup yang bekerja sama dengan Universitas Indonesia, hari ini.

Roosniati mengatakan perseroan berkomitmen untuk menambahan modal mengikuti pertumbuhan Panin Syariah. Langkah tersebut dilakukan mengingat besarnya potensi Panin Syariah untuk terus berkembang kedepan.

Tentunya kami sangat ingin Panin Syariah bisa tumbuh sesuai target tahun ini sebesar 50% . Untuk mendukung petumbuhan tersebut kami telah menyiapkan modal tambahan apabila dibutuhkan sewaktu-waktu, ujarnya.

Untuk mendukung ekspansi bisnis, dia menuturkan salah satunya perseroan akan melakukan ekspansi usaha dengan membuka jaringan kantor dan saluran distribusi lainya diseluruh wilayah Tanah Air. Lanngkah ini dilakukan untuk menjangkau nasabah yang lebih luas dan terdiversifikasi.

Selain itu, lanjutnya, Bank Panin juga berkomitmen untuk menjaga tingkat suku bunga pada level yang kompetitif. Strategi tersebut, ujarnya, sejalan dengan kebiijakan bank sentral terkait dengan transparansi suku bunga dasar kredit (SBDK) atau prime lending rate.

Kami akan menjaga tingkat suku bunga pada level yang kompetitif yaitu 10%-12% dan untuk mengembangkan bisnis kami akan menambah kantor cabang sekaligus mengembangkan sumber daya manusia, katanya.

Saat ini, Panin Bank mencatatkan total aset sebesar Rp107 triliun dengan modal mencapai Rp12,5 triliun. Rasio kecukupan modal perseroan (capital adequacy ratio/CAR) tercatat berada pada posisi 18%. Dari sisi kredit, sepanjang 2010 perseroan telah menyalurkan pembiayaan mencapai Rp57,5 triliun atau naik 33,1% dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp42,8 triliun (faa)

 

Berita Lain:

Leave a comment

Filed under Uncategorized

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s