sidangnya abubakar bahasir kembali mangkir sidang


Permohonan ijin tidak mengikuti sidang yang diajukan terdakwa Abu Baka Ba’asyir kepada majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada hari ini dikabulkan majelis hakim. Dalam permohonan tersebut, Ba’asyir minta diijinkan tidak mengikuti sidang, jika saksi didengar keterangannya melalui teleconference serta jika saksi tidak dikenalnya. Seperti saksi-saksi hari ini yang dihadirkan jaksa dalam sidang. Hari ini jaksa menghadirkan 4 saksi yang merupakan pejabat muspika Janto dan Kapolsek Janto, Nanggroe Aceh Darussalam. Para saksi tersebut menjelaskan soal kehadiran kelompok yang tidak mereka kenal di pegunungan Janto, Aceh. Kelompok tersebut juga terlihat membawa senjata.

Leave a comment

Filed under Uncategorized

mangopora yaakin FIFA di dukung oleh pemerinta

Olahraga Andy Malarangeng usai menghadiri rapat kabinet paripurna, di kantor presiden, Kamis (31/03/11) petang menegaskan, pemerintah kini masih menunggu keputusan dan sikap FIFA guna mengakhiri kemelut di tubuh PSSI. Andy menjelaskan, ada 2 kemungkinan: FIFA menerima atau menolak hasil konggres 78 pemilik suara PSSI, yang diselengarakan, di Pekan baru Riau, akhir pekan lalu.

Bila FIFA nantinya menolak hasil konggres Pekan Baru, maka segera diselenggarakan konggres baru. Namun Andy yakin, FIFA sejalan dengan sikap pemerintah, yakni menerima hasil konggres dan segera menggelar konggres pemilihan ketua umum PSSI.

Sementara terkait nasib Liga Super Indonesia yang selama ini dibawah PSSI, Andy menegaskan tetap berjalan normal. Namun rekomendasi perijinan pertandingan kini dibawah supervisi KONI, KOI dan Pengprov PSSI. Sedangkan bagi pemain Liga Primer Indonesia, diizinkan masuk timnas membela merah putih, karena tidak boleh ada diskriminasi terhadap pemain.

Sementara, menurut panitia kongres, Bob Hippy dan Edi Elison, pihaknya telah mempersiapkan kongres pemilihan ketua umum, dan wakil ketua umum, yang akan dilangsungkan 29 April mendatang di Surabaya, Jawa Timur. Untuk yang berminat mengajukan diri menjadi calon ketua umum, dapat melalui klub masing masing.

Leave a comment

Filed under Uncategorized

rumah di lumuri coklat

Pertama mencoba dia suka, lalu berujud cinta, lama-lama menjadi obsesi. Saking terobsesinya dengan cokelat, Chef Alain Roby sampai membangun replika dapur rumahnya di Jenewa, yang seluruhnya terbuat dari cokelat dan gula.

Sebelumnya dia pernah membangun sebuah pencakar langit cokelat setinggi 20 kaki dan pohon Natal 22 kaki Untuk pembuatan dapur mulanya tahun lalu, ketika dia menerima sumbangan dari Callebaut, produsen cokelat asal Belgia. Dia mulai melelehkan cokelat dalam cetakan yang dirancangnya sendiri, lalu menyambung tiap bagian menggunakan cokelat juga. Piring-piringnya terbuat dari gula, demikian pula dengan ubin yang mengilap dan dipahat sesuai bentuk yang diinginkannya. Proyek obsesif ini makan waktu berbulan-bulan dan Alain masih terus memperbaikinya dari waktu ke waktu. Namanya saja dapur dari cokelat.

Saya suka memecahkan rekor,” ungkap Roby. Pria plontos ini ternyata sudah punya dua rekor dunia versi Guinness untuk gedung cokelat tertinggi dan bangunan tertinggi dari gula. Uniknya, dia melakukannya tidak hanya demi memecahkan rekor. Justru si jago pastry tersebut melakukannya untuk meningkatkan kesadaran masyarakat soal masalah jantung. Kabarnya dia mulai terlibat dengan kegiatan amal setelah anaknya, yang kala itu berumur 16 tahun, ambruk di lapangan sepak bola dan didiagnosis punya cacat jantung bawaan.

Read more: http://jiastisipolcandradimuka.blogspot.com/2011/03/dapur-pria-ini-seluruhnya-terbuat-hanya.html#ixzz1IFfkHUgQ

Leave a comment

Filed under Uncategorized

17 dari ratusan alasan mengapa indonesia susah maju

Indonesia, dengan segudang bakat, modal dan kekuatan seharusnya bisa menjadi Negara Maju tapi mengapa kita msih terpuruk ? Berikut ini ada 17 Alasan kenapa Indonesia Susah Menjadi Negara Maju di Dunia :
1. Harga Nyawa di Indonesia = Rp 20.000
Terjadi pada saat kasus pembentukan provinsi tapanuli, massa diberi 20.000 untuk berdemo dan untuk membunuh Ketua DPRDnya. Ada lagi kasus nyawa melayang cuma gara2 hutang 500 perak
2. Percaya Batu Kobokan PONARI SWEAT
Kalo kekuatan supranatural dari batu emang segitu gedenya, ngapain berlomba lomba buat rumah sakit internasional ? toh biaya bangun satu rumah sakit bisa buat beli jutaan botol PONARI SWEAT !
3. Ramalan = ?
Liat aja tiap taun baru apa yang ada di infotainment, RAMAL RAMAL dan RAMAL. Tiap tahun baru heboh banget mikirin ramalan, ampe Mama Laurent, Ki Kusumo, Joko Bodo panen duit
4. Kelakuan dewan Perwakilan Rakyat !
cakar fraksi sana, cakar sini, koalisi sana, sentil fraksi ini. Kapan INDONESIA mau maju kalo terus begini ?
5. Dikibulin ama Aburizal Bakrie
Jadi Menko Kesra, Orang terkaya di Asia Tenggara, Punya ANTV, LATIVI alias tv0ne, Punya Esia, bakrie dll kok ngakunya keberatan untuk ganti rugi warga Porong ? Bakrie kan punya developer, buat aja perumahan baru untuk warga porong ! selesai kan ?.
6. Bangga banget sama yang namanya Jakarta
Patutkah kita bangga akan Ibukota Indonesia ini?. Kota Jakarta adalah kota metropolis yang di cap GAGAL oleh dunia luar. Bahkan kemacetan Jakarta sudah jadi bahan acara THE AMAZING RACE 2 ASIA AXN, dengan tantangan melewati jalan tol bandara sampe ke Monas yang macet naujubilah
7. Boykot Amerika !
Emang segampang itu? Kalau Pemerintah Indonesia langsung putus hubungan dgn USA, Indonesia pasti akan mengalami krisis 5x lebih besar dari tahun 97
8. Menghitung kesuksesan pemerintah dari Sembako
Emang sembako mempengaruhi tingkat perekonomian ? Dan pemerintah yang tak sanggup mewujudkannya bisa dibilang gagal? Ya enggak lah ! Negara mana coba yang bakal nulis HEADLINE news di surat kabarnya : Harga Beras di Indonesia 500/liter
9. Ditipu Orang Asing
Orang asing menipu Rakyat Indonesia dengan pelan, disadari atau tidak. China dengan mengimpor barang sebanyak2nya, Amerika dgn pertambangannya (emang ada orang papua kerja di Freeport? Paling jadi pembantu umum), dan INDIA dengan Sinetron juga Film perusak mental bangsa (Liat aja creditsnya sinetron. Raakhe Punjabi, Gobin Punjabi, Amitabacham (?))
10. Mengutamakan diam itu emas
Liat aja apa yang dilakuin pejabat pejabat. Diem diem, dapet duit. Diem diem, dapet tunjangan. Diem diem, korupsi. Diem diem, bau !
11. Menghalalkan Segala Cara
Mau dapet gelar Doktor dalam 1 minggu ? Bisa !
Mau mengetahui keburukan musuh sehari2 ? Bisa !
Mau ngebunuh siapapun tanpa ketauan ? Bisa !
Duit adalah segalanya, Inikah Indonesia? ='(
12. Melakukan Pemborosan di segala bidang
Di bidang media, buat apa PH membuat sinetron sinetron low budget dan low quality (sebut saja = INDOSIAR) Naga Terbang lah, Buaya bunting lah. Mendingan kaga usah buat deh !
13. Pentingan Pulsa daripada Makanan di Warteg
Pengguna handphone di Indonesia tuh buanyaaak banget. Dari tukang somay, ketoprak ampe presiden. Bahkan ada pengamen yang ngamen cuma buat beli PULSA. Daripada begitu kan mendingan uangnya buat mereka sekolah ato makan !
14. Hobby Telat
Kenapa sih orang Indonesia ini telat semua ! Giliran Malaysia SUDAH mengambil Sipadan dan Ligitan kita bekoar GANJANG MALAYSIA ! MERDEKA ATAOE MATI ! Lah, emang kemana aja kita pas Sipadan disini? Kita anggurin aja. Dan sekarang Sipadan udah jadi the best dive site in the world ama Malaysia !
15. Terus menaikkan Standar Kelulusan
Dari tahun ke tahun, batas minimal UAN terusss naik. Dari 3.14 ampe besok 5.50. Tujuan depdiknas apa sih ? Mau memperbanyak ketidaklulusan di bangku sekolah? Standar 3.14 aja banyak yang gagal apalagi 5 ! Bahkan bisa2 standar naik jadi 7 !
16. OSPEK adalah sarana membentuk mental pemimpin ?
nonono ! ospek bisa dibilang cuma sarana para senior buat bales dendam. Kalo uda dipukul, Dimarahin dll terus mau diapain? Dibunuh?
17. Banyak Partai = demokrasi ?
Jumlah partai di Indonesia mungkin bisa dibilang TERBANYAK di dunia. Kalau mau dikalkulasiin dari zaman Sukarno sampe SBY jumlahnya berkisar 150. Dari segitu, paling partai besarnya 15, sisanya partai gurem. Buat apa partai banyak2 coba? Manjang manjangin kertas pemilih aja

 

Leave a comment

Filed under Uncategorized

Lagi-Lagi nasib Para TKI meninggal dunia di luar negeri

Seorang tenaga kerja Indonesia (TKI) yang bernama Supardi (42) asal Desa Andongsari, Kecamatan Ambulu, Kabupaten Jember, Jawa Timur, tewas akibat kecelakaan kerja di Malaysia.
Ketua Serikat Buruh Migran Indonesia (SBMI) Jember, Ahmad Mufti mengatakan, Supardi meninggal karena jatuh dari lantai dua bangunan yang tingginya mencapai 4 meter saat yang bersangkutan sedang bekerja.
“TKI yang menjadi korban kecelakaan kerja di Malaysia itu, meninggal di lokasi kejadian pada Selasa (11/1) sore, sekitar pukul 16.00 waktu setempat,” tuturnya, Jumat (14/1).
Ia menjelaskan, pihak perusahaan tempat korban bekerja berjanji untuk memproses pemulangan jenazah ke rumah duka di Dusun Karang Templek, Desa Andongsari, Kecamatan Ambulu.
“Rencananya, jenazah akan tiba di Bandar Udara (Bandara) Juanda pada Sabtu (15/1) pagi sekitar pukul 08.00 WIB, selanjutnya dibawa ke rumah duka dengan menggunakan mobil ambulans,” paparnya.
Menurut dia, jenazah TKI asal Andongsari tersebut diprediksi tiba di rumah duka sekitar pukul 13.00 WIB, dan pihak keluarga sudah ikhlas menerima kematian Supardi. “Hasil keterangan dari pihak keluarga, Supardi berangkat ke Malaysia melalui seorang calo di desa setempat pada April 2010,” katanya, menjelaskan.
Aktivis buruh migran asal Jember itu menyatakan, pihaknya kesulitan untuk membantu proses asuransi kematian yang seharusnya diterima oleh korban karena seluruh dokumen dan paspor Supardi disita oleh pihak kontraktor yang pertama.
“Proses mendapatkan asuransi agak sulit karena tidak ada paspor dan identitas yang menerangkan Supardi adalah seorang TKI yang bekerja di Malaysia, namun pihak perusahaan tempat ia bekerja mau menanggung biaya pemulangan jenazah ke rumah duka,” jelasnya.
Supardi bekerja sebagai buruh bangunan di salah satu kontraktor di Malaysia selama dua bulan dan tidak mendapatkan gaji, sehingga yang bersangkutan pindah ke kontraktor lain.
Almarhum meninggalkan seorang istri yang bernama Husniah dengan dua anak yakni seorang laki-laki yang berusia 17 tahun dan seorang perempuan yang berusia 10 tahun.
SBMI Jember, lanjut Mufti, mendesak Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) untuk memperketat gerak calo TKI yang masih banyak berkeliaran di sejumlah desa kantong TKI di Kabupaten Jember, seperti calo yang merekrut almarhum Supardi

Read more: http://jiastisipolcandradimuka.blogspot.com/2011/03/lagi-tki-tewas-di-malaysia.html#ixzz1IFe8RH3Y

Leave a comment

Filed under Uncategorized

penderitaan tak berhenti nasib para TKI diArab saudi

Berita penganiayaan para TKI di Arab Saudi seakan menjadi makanan sehari-hari. Belum tuntas satu masalah, timbul lagi masalah lain yang lebih pelik. Masihkah pengiriman TKI ke negeri para nabi ini dilanjutkan? 

Sumiyati, TKW malang asal Nusa Tengara Barat (NTB) seolah mengingatkan kita pada tragedi-tragedi penganiayaan oleh majikan terhadap TKI di Arab Saudi. Padahal, para pahlawan devisa ini tulus meninggalkan keluarga dan kampung halaman untuk tujuan yang mulia.

Sumiati misalnya, tujuan dia ke Arab Saudi adalah untuk mengumpulkan uang demi memenuhi cita-citanya, menjadi guru. Dia pun rela jauh dari keluarga untuk membiayai kuliah kelak agar jadi seorang guru. Namun, belum sampai cita-cita itu terwujud, tubuh mungilnya babak belur dihajar oleh majikan.

Kasus Sumiati belum usai, muncul lagi kasus yang lebih sadis, TKI asal Cianjur, Jawa Barat, Kikim Komalasari ditemukan tewas di sebuah tong sampah. Tak pelak, kedua kasus penganiayaan yang mengebohkan itu mendapatkan perhatian serius Presiden SBY.

“Pelakunya tentunya harapan kita mendapat sanksi hukum yang setimpal,” kata SBY saat membukan rapat internal soal TKI di Kantor Presiden, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta, Jumat (19/11/2010) lalu.

Bahkan untuk memudahkan pelaporan TKI jika mendapat perlakuan yang tidak adil dan tidak baik, SBY mengusulkan mereka difasilitasi handphone (HP).

“Saat ini sedang dirumuskan mereka akan diberi HP dan dijelaskan kepada siapa mereka harus memberi tahu (melaporkan) dan apa saja yang dilaporkan,” kata SBY.

Namun banyak yang berpendapat pemberian HP kepada para TKI bukanlah solusi. Pemerintah diminta tegas, atau kalau perlu tidak lagi mengirimkan TKI ke Arab Saudi.

“Perlu pendataan ulang kembali bagi TKI yang sudah bekerja di luar negeri. Sementara dihentikan dulu yang akan dikirim,” kata Sekjen PDI Perjuangan Tjahjo Kumolo kepada detikcom, Jumat (19/11/2010).

Politisi PDIP lainnya, Rieke ‘Oneng’ Pitaloka meminta pemerintah seharusnya malu karena tidak bisa menyediakan lapangan kerja di dalam negeri. Akibat dari minimnya lapangan kerja di Tanah Air, ribuan warga Indonesia bermigrasi ke Arab Saudi untuk mengadu nasib sebagai pembantu dan pekerja kasar yang lain.

“Kalau tidak mampu melindungi TKI kita, jangan mengirim (TKI). Harusnya malu pemerintah karena tidak bisa menciptakan lapangan kerja di dalam negeri, ribuan orang menjadi pekerja kasar di negeri orang,” kata Rieke.

Protes terhadap Arab Saudi pun juga tiada henti. Hampir setiap hari berbagai demonstrasi mengecam perlakuan keji oleh para majikan di Arab Saudi berlangsung. Hari ini saja, Kedubes Arab Saudi yang terletak di Jl MT Haryono didemo oleh tiga kelompok massa.

Meski pemerintah Arab Saudi menjamin penganiaya Sumiati akan ditahan, namun janji ini tidak menyurutkan masyarakat dan pemerintah Indonesia untuk terus memperjuangkan keadilan bagi pahlawan devisa yang kini sedang teraniaya itu.

“Saudi Arabia penjahat kemanusiaan,” demikian bunyi spanduk kecaman yang dibawa salah seorang demonstran depan Kedubes Arab Saudi beberapa waktu lalu.

Leave a comment

Filed under Uncategorized

Hentikan penderita perempuan TKI di luar negeri

BELUM selesai kasus Siti Hajar, seorang tenaga kerja Indonesia  (TKI)  bernama Nurul Widayanti asal Ngawi ditemukan tewas. Ia diduga  bunuh diri  di Kajang, Malaysia, akibat perlakuan sadis majikannya  (Suara Merdeka,  14 Juni 2009). Masih di bulan yang sama, Sumasri asal  Blitar mengalami  depresi akibat penganiayaan majikan di negeri jiran  itu. 
 
 Siti Hajar, Nurul, dan Sumasri adalah contoh kecil nasib TKI di luar   negeri yang terkuak di media massa. Ibarat fenomena gunung es, derita   yang dialami TKI di luar negeri pasti lebih banyak lagi dari yang   terekspose di media. 
 
 Bahkan kasus seperti itu tidak hanya terjadi di Malaysia, tetapi juga di   negara lain seperti Arab Saudi dan Hongkong. Dalam catatan   Depnakertrans, pada tahun 2007 terdapat 1.766 kasus yang menimpa buruh   migran asal Indonesia, dan sebagian besar perempuan. 
 
 Meski banyak perempuan TKI tersandung masalah, hal itu tidak menyurutkan   animo sebagian masyarakat untuk dapat bekerja di luar negeri. Umumnya   motif mereka adalah ingin mengubah nasibnya. Gaji yang menggiurkan di   luar negeri menjadi daya pikat tersendiri.
 
 Mereka rela mengeluarkan puluhan juta rupiah agar dapat menjadi TKI di   luar negeri, walau hanya menjadi pembantu rumah tangga, buruh kebun, dan   buruh pabrik. Pendidikannya rata-rata rendah. 
 
 Menurut Koordinator Migrant Care, Annis Hidayah, 70 persen dari sekitar   enam juta TKI adalah perempuan. Setiap tahun, devisa negara yang   diperoleh dari subsektor ini mencapai Rp 44 triliun (Suara Merdeka, 13   Juni 2009). Tidak salah kalau mereka disebut pahlawan devisa negara,   sekaligus membantu pemerintah dalam mengurangi angka pengangguran di   dalam negeri.
 
 Ironisnya, perlakuan pemerintah terhadap TKI masih terbatas. Seringkali   tindakan pemerintah terkesan menunggu jika ada masalah muncul. UU No   39/2004 tentang Penempatan dan Perlindungan TKI di luar negeri belum   menjamin keselamatan para pahlawan devisa negara. 
 
 Yang paling sering mengalami tindak kekerasan adalah perempuan TKI,   terutama yang bekerja sebagai pembantu rumah tangga. Hal ini disebabkan   pengawasan pemerintah terhadap sektor ini masih kurang. Kondisi ini   diperparah oleh sikap perusahaan-perusahaan Pengerah Jasa Tenaga Kerja   Indonesia (PJTKI) yang kurang peduli terhadap derita TKI yang   disalurkannya ke luar negeri.
 
 Akibatnya, bargaining position TKI di mata majikan sangat rendah. Jika   ada pelanggaran yang dilakukan majikan, perempuan TKI tidak berani   melaporkan ke pihak berwajib. Tidak salah jika kekerasan baru terkuak   setelah para PRT ini menderita cukup lama. 
 Solusi  Melihat kenyataan itu, pemerintah dan semua pihak terkait harus  segera  menghentikan penderitaan perempuan TKI di mancanegara. Last but  not  least. Tidak ada kata terlambat untuk mengatasi. Ada beberapa  solusi  yang bisa dlakukan. Pertama, pemerintah —dalam hal ini KBRI  setempat—  dan PJTKI harus proaktif memberikan pengawasan dan  perlindungan. 
 
 Konkretnya, setiap seminggu/sebulan sekali menggelar forum dialog TKI.   Dalam forum tersebut, mereka bisa bertatap muka langsung. Selain itu,   melayani pengaduan melalui layanan telepon atas perlakuan majikan atau   atasan tempat bekerja. Layanan ini dibuka 24 jam, sehingga sewaktu-waktu   TKI mengalami masalah akan cepat tertangani. 
 
 Kedua, membekali pengetahuan tentang perlindungan TKI di luar negeri.    Pembekalan ini penting, bahkan hal ini harus menjadi materi wajib dalam   pembekalan sebelum penempatan kerja di luar negeri. 
 
 Selain itu juga membekali mereka dengan UU atau peraturan tenaga kerja   yang berlaku di negara tujuan. Karena bisa saja UU atau peraturan di   Indonesia berbeda dari aturan ketenagakerjaan di negara tempat TKI   bekerja. 
 
 Ketiga, pemerintah maupun PJTKI harus selalu meningkatkan kualitas TKI.   Ke depan, perlu dimaksimalkan TKI yang betul-betul ahli di bidangnya.   Rintisan yang dilakukan pemerintah dalam lima tahun terakhir dengan   mengirim tenaga perawat yang lulus dengan standar internasional perlu   dikembangkan. 
 
 Indonesia perlu belajar dari India yang mengirimkan buruh migran dengan   kualifikasi tertentu (terutama bidang infomasi dan teknologi) sehingga   mendapat posisi yang lebih terhormat, daripada sekadar (maaf) menjadi   pembantu rumah tangga. 
 
 Keempat, mempererat komunikasi dengan pemerintah negara tujuan.   Komunikasi ini ditindaklanjuti KBRI dengan berbagai instansi terkait di   negara tersebut. 
 
 Jika komunikasi terjalin baik, setiap masalah yang menimpa perempuan TKI  bisa segera ditangani.

Read more: http://jiastisipolcandradimuka.blogspot.com/2011/03/hentikan-derita-perempuan-tki-di-luar.html#ixzz1IFckJc1q


Leave a comment

Filed under Uncategorized